Minggu, 26 Maret 2017

Siapa Yang Pertama Kali Menemukan Telepon?

Alexander Graham Bell, ilmuwan skotlandia yang dikenal sebagai orang pertama yang menemukan Telepon.

Alexander Graham Bell, Penemu Telepon

Alexander Graham Bell merupakan seorang pengajar di sekolah yang muridnya dikhususkan bagi penyandang tunarungu (Tuli).

Alexander Graham Bell awalnya menolak dirinya sebagai penemu telepon walaupun pada dasarnya Bell merancang dan mematenkan perangkat yang efektif untuk mentransimikan suara manusia melalui arus listrik. Tapi, Bell tidak mengakui mendapat julukan orang pertama tersebut, dia hanya bilang bahwa saya hanyalah "guru bagi murid-murid tuli". Sungguh, Bell memang merupakan orang yang memilikki hormat dan tidak sombong.

Sejarah awal Bell dari mulai lahir hingga ia menciptakan suatu penemuan hebat yakni, Telepon.

Alexander Graham Bell lahir di Edinburgh, Skotlandia pada tanggal 3 Maret 18. Ayah dari Alexander Graham Bell adalah Alexander Melville Bell yang juga merupakan ahli suara sama seperti anaknya. Alexander Graham Bell lahir dalam silsilah keluarga yang cukup namun hidupnya tetap berjalan secara sederhana.

Singkat cerita, ketika Alexander Graham Bell sudah dewasa ia melanjutkan pendidikannya di University of Edinburgh dan University College London. Saat itu ia mendalami dan mentekuni bidang yang sama dipelajari ayahnya yaitu tentang ilmu suara.

Ketika pendidikannya berlanjut, ia mulai bereksperimen tentang memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa mengirim suara kepada temannya tanpa harus ke rumahnya.

Temannya adalah Thomas Watson, saat Bell sudah berhasil menciptakan mesin yang dapat mengirim suara melalui gelombang arus listrik, suara yang pertama kali ia keluarkan adalah sebagai berikut.
Hear my voice, Alexander Graham Bell.
Yang artinya adalah "dengarkan suaraku; Alexander Graham Bell"

 Penemu Telpon Pertama di Dunia

Penemunya adalah Alexander Graham Bell. Terima kasih.


Oke mungkin cukup sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat.

Komentarmu mencerminkan sifat kepribadianmu, gunakanlah form komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon