Selasa, 21 Maret 2017

Kenapa tidak terlihat cahaya bintang saat Astronot berada di Bulan?

Apollo 17
Mengapa saat astronot ke Bulan, tidak ada cahaya bintang? - Halo kembali lagi bersama Gula Biru di sini. Kali ini kita akan membahas soal astronomi, yeayy, topik kali ini yang kami bicarakan adalah tentang cahaya bintang yang tidak kelihatan saat astronot Apollo dari NASA pergi ke Bulan.

Pertama mari kita usut dulu orang yang pertama kali ke Bulan adalah Neil Armstrong pada misi Apollo 11 dengan membawa 2 orang kru bersamanya yaitu buzz aldrin dan Michael Collins. Yang pertama kali menginjakkan kakinya di Bulan adalah Neil Armstrong.

Fakta unik: Buzz Aldrin adalah orang pertama yang kencing di Bulan (buang air kecil di Bulan).

Program Apollo dari NASA adalah suatu program yang dikhususkan meneliti dan menjelajah Bulan, awalnya ada program Gemini dari NASA juga namun hanya sebagai pengamat dan peneliti saja di Bulan melalui servis mengitari orbit Bulan.

NASA atau badan antariksa milik USA (negara di Benua Amerika) merencanakan misi Apollo ini dalam rangka mengalahkan russia pada perang dingin. Apa itu perang dingin? Perang dingin adalah pertempuran saling mengadu informasi, teknologi, dan kecanggihan suatu negara antara blok barat dan blok timur dalam rangka menyebarkan ajaran sistem demokrasinya itu sendiri.

Tapi, sangat disayangkan banyak sekali konspirator-konspirator yang mengarang kisah soal pendaratan di bulan itu adalah hoax. Padahal sebenarnya ini adalah bukti yang konkrit dan nyata! Mari kita lanjut bahas tanpa basa-basi lagi.

Baca juga: Hewan pertama yang berada di Luar Angkasa dan Mengorbit Bumi

Para konspirator moon landing saya saranin baca ini sampai habis...

Mengapa tidak terlihat cahaya bintang ketika Astronot berada di Bulan?


1. Eksposur Kamera (camera exposure)
Eksposur cahaya bintang
sumber: https://www.facebook.com/Sainsologi/posts/1767681116802043?match=a29uc3BpcmFzaQ%3D%3D
Dari hasil postingan Sainsologi itu kita sekarang mengetahui bahwasanya kamera dengan eksposur rendah dapat menangkap banyak cahaya, apalagi cahaya bintang yang terang. Percuma kalau bintangnya terang tapi eksposur kameranya tinggi.

Terlalu gampang kan? Saya akan mematahkan argumen dari konspirator moon landing lagi dipostingan yang akan datang, ditunggu saja ya sobat! 

Demikianlah artikel yang saya buat, semoga kontennya dapat bermanfaat bagi kita semua terutama untuk memajukan kualitas pendidikan bangsa Indonesia.

6 komentar

Para flat earther (kubu bumi datar) pasti gak bakalan percaya soal postingan ini, padahal ini postingan bermanfaat

maaf sebelumnya.. saya sedikit bingung jadi apakah kamera low exposure bisa menangkap cahaya bintang atau tidak? karena kata2 yang ada di sainsologi dengan yang ada di artikel ini bertentangan..
terima kasih

maaf gan, sudah saya revisi postingannya

haha, biarkan saja kubu datar memang suka mengada-ngada

ok gan terimakasih sebelumnya

Komentarmu mencerminkan sifat kepribadianmu, gunakanlah form komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon